feed me
Rabu, 25 April 2012


Artikel ini membahas tentang ketetuan undang – undang tentang perbankan syariah


UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 21 TAHUN 2008
TENTANG
PERBANKAN SYARIAH

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang:
a. bahwa sejalan dengan tujuan pembangunan nasional
Indonesia untuk mencapai terciptanya masyarakat adil dan
makmur berdasarkan demokrasi ekonomi, dikembangkan
sistem ekonomi yang berlandaskan pada nilai keadilan,
kebersamaan, pemerataan, dan kemanfaatan yang sesuai
dengan prinsip syariah;

b. bahwa kebutuhan masyarakat Indonesia akan jasa-jasa
perbankan syariah semakin meningkat;

c. bahwa perbankan syariah memiliki kekhususan dibandingkan
dengan perbankan konvensional;

d. bahwa pengaturan mengenai perbankan syariah di dalam
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10
Tahun 1998 belum spesifik sehingga perlu diatur secara
khusus dalam suatu undang-undang tersendiri;


e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d perlu
membentuk Undang-Undang tentang Perbankan Syariah;

Mengingat:
1. Pasal 20 dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945;

2. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 31,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3472)
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10
Tahun 1998 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
1998 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 3790);

3. Undang-Undang ...
- 2 -
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank
Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999
Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 3843) sebagaimana telah diubah dengan Undang-
Undang Nomor 3 Tahun 2004 (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4357);

4. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga
Penjamin Simpanan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2004 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4420);

5. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007
Nomor 106, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4756);


Dengan Persetujuan Bersama
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
dan
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
MEMUTUSKAN:
Menetapkan: UNDANG–UNDANG TENTANG PERBANKAN SYARIAH.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:
1. Perbankan Syariah adalah segala sesuatu yang menyangkut
tentang Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah, mencakup
kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam
melaksanakan kegiatan usahanya.

2. Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari
masyarakat dalam bentuk Simpanan dan menyalurkannya
kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan/atau bentuk
lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat.
3. Bank ...

3. Bank Indonesia adalah Bank Sentral Republik Indonesia
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

4. Bank Konvensional adalah Bank yang menjalankan
kegiatan usahanya secara konvensional dan berdasarkan
jenisnya terdiri atas Bank Umum Konvensional dan Bank
Perkreditan Rakyat.

5. Bank Umum Konvensional adalah Bank Konvensional
yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu
lintas pembayaran.

6. Bank Perkreditan Rakyat adalah Bank Konvensional yang
dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu
lintas pembayaran.

7. Bank Syariah adalah Bank yang menjalankan kegiatan
usahanya berdasarkan Prinsip Syariah dan menurut
jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah dan Bank
Pembiayaan Rakyat Syariah.

8. Bank Umum Syariah adalah Bank Syariah yang dalam
kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas
pembayaran.

9. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah adalah Bank Syariah
yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam
lalu lintas pembayaran.

10. Unit Usaha Syariah, yang selanjutnya disebut UUS,
adalah unit kerja dari kantor pusat Bank Umum
Konvensional yang berfungsi sebagai kantor induk dari
kantor atau unit yang melaksanakan kegiatan usaha
berdasarkan Prinsip Syariah, atau unit kerja di kantor
cabang dari suatu Bank yang berkedudukan di luar negeri
yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional
yang berfungsi sebagai kantor induk dari kantor cabang
pembantu syariah dan/atau unit syariah.

11. Kantor Cabang adalah kantor cabang Bank Syariah yang
bertanggung jawab kepada kantor pusat Bank yang
bersangkutan dengan alamat tempat usaha yang jelas
sesuai dengan lokasi kantor cabang tersebut melakukan
usahanya.

12. Prinsip Syariah adalah prinsip hukum Islam dalam
kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan
oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan
fatwa di bidang syariah.
13. Akad ...
- 4 -
13. Akad adalah kesepakatan tertulis antara Bank Syariah
atau UUS dan pihak lain yang memuat adanya hak dan
kewajiban bagi masing-masing pihak sesuai dengan
Prinsip Syariah.

14. Rahasia Bank adalah segala sesuatu yang
berhubungan dengan keterangan mengenai Nasabah
Penyimpan dan Simpananannya serta Nasabah Investor
dan Investasinya.

15. Pihak Terafiliasi adalah:
a. komisaris, direksi atau kuasanya, pejabat, dan
karyawan Bank Syariah atau Bank Umum
Konvensional yang memiliki UUS;
b. pihak yang memberikan jasanya kepada Bank
Syariah atau UUS, antara lain Dewan Pengawas
Syariah, akuntan publik, penilai, dan konsultan
hukum; dan/atau

c. pihak yang menurut penilaian Bank Indonesia turut
serta memengaruhi pengelolaan Bank Syariah atau
UUS, baik langsung maupun tidak langsung, antara
lain pengendali bank, pemegang saham dan
keluarganya, keluarga komisaris, dan keluarga
direksi.

16. Nasabah adalah pihak yang menggunakan jasa Bank
Syariah dan/atau UUS.

17. Nasabah Penyimpan adalah Nasabah yang menempatkan
dananya di Bank Syariah dan/atau UUS dalam bentuk
Simpanan berdasarkan Akad antara Bank Syariah atau
UUS dan Nasabah yang bersangkutan.

18. Nasabah Investor adalah Nasabah yang menempatkan
dananya di Bank Syariah dan/atau UUS dalam bentuk
Investasi berdasarkan Akad antara Bank Syariah atau
UUS dan Nasabah yang bersangkutan.

19. Nasabah Penerima Fasilitas adalah Nasabah yang
memperoleh fasilitas dana atau yang dipersamakan
dengan itu, berdasarkan Prinsip Syariah.
20. Simpanan adalah dana yang dipercayakan oleh Nasabah
kepada Bank Syariah dan/atau UUS berdasarkan Akad
wadi’ah atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan
Prinsip Syariah dalam bentuk Giro, Tabungan, atau
bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
21. Tabungan ...
- 5 -
21. Tabungan adalah Simpanan berdasarkan Akad wadi’ah
atau Investasi dana berdasarkan Akad mudharabah atau
Akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah
yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut
syarat dan ketentuan tertentu yang disepakati, tetapi
tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan/atau alat
lainnya yang dipersamakan dengan itu.
22. Deposito adalah Investasi dana berdasarkan Akad
mudharabah atau Akad lain yang tidak bertentangan
dengan Prinsip Syariah yang penarikannya hanya dapat
dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan Akad antara
Nasabah Penyimpan dan Bank Syariah dan/atau UUS.
23. Giro adalah Simpanan berdasarkan Akad wadi’ah atau
Akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah
yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan
menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah
pembayaran lainnya, atau dengan perintah
pemindahbukuan.
24. Investasi adalah dana yang dipercayakan oleh Nasabah
kepada Bank Syariah dan/atau UUS berdasarkan Akad
mudharabah atau Akad lain yang tidak bertentangan
dengan Prinsip Syariah dalam bentuk Deposito,
Tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan
dengan itu.
25. Pembiayaan adalah penyediaan dana atau tagihan yang
dipersamakan dengan itu berupa:
a. transaksi bagi hasil dalam bentuk mudharabah dan
musyarakah;
b. transaksi sewa-menyewa dalam bentuk ijarah atau
sewa beli dalam bentuk ijarah muntahiya bittamlik;
c. transaksi jual beli dalam bentuk piutang murabahah,
salam, dan istishna’;
d. transaksi pinjam meminjam dalam bentuk piutang
qardh; dan
e. transaksi sewa-menyewa jasa dalam bentuk ijarah
untuk transaksi multijasa
berdasarkan persetujuan atau kesepakatan antara Bank
Syariah dan/atau UUS dan pihak lain yang mewajibkan
pihak yang dibiayai dan/atau diberi fasilitas dana untuk
mengembalikan dana tersebut setelah jangka waktu
tertentu dengan imbalan ujrah, tanpa imbalan, atau bagi
hasil.
26. Agunan . . .
- 6 -
26. Agunan adalah jaminan tambahan, baik berupa benda
bergerak maupun benda tidak bergerak yang diserahkan
oleh pemilik Agunan kepada Bank Syariah dan/atau UUS,
guna menjamin pelunasan kewajiban Nasabah Penerima
Fasilitas.
27. Penitipan adalah penyimpanan harta berdasarkan Akad
antara Bank Umum Syariah atau UUS dan penitip,
dengan ketentuan Bank Umum Syariah atau UUS yang
bersangkutan tidak mempunyai hak kepemilikan atas
harta tersebut.
28. Wali Amanat adalah Bank Umum Syariah yang mewakili
kepentingan pemegang surat berharga berdasarkan Akad
wakalah antara Bank Umum Syariah yang bersangkutan
dan pemegang surat berharga tersebut.
29. Penggabungan adalah perbuatan hukum yang dilakukan
oleh satu Bank atau lebih untuk menggabungkan diri
dengan Bank lain yang telah ada yang mengakibatkan
aktiva dan pasiva dari Bank yang menggabungkan diri
beralih karena hukum kepada Bank yang menerima
penggabungan dan selanjutnya status badan hukum
Bank yang menggabungkan diri berakhir karena hukum.
30. Peleburan adalah perbuatan hukum yang dilakukan oleh
dua Bank atau lebih untuk meleburkan diri dengan cara
mendirikan satu Bank baru yang karena hukum
memperoleh aktiva dan pasiva dari Bank yang
meleburkan diri dan status badan hukum Bank yang
meleburkan diri berakhir karena hukum.
31. Pengambilalihan adalah perbuatan hukum yang
dilakukan oleh badan hukum atau orang perseorangan
untuk mengambil alih saham Bank yang mengakibatkan
beralihnya pengendalian atas Bank tersebut.
32. Pemisahan adalah pemisahan usaha dari satu Bank
menjadi dua badan usaha atau lebih, sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.


Referensi : http://www.bi.go.id/web/id/Tentang+BI/Undang-undang+BI/




Senin, 12 Maret 2012

hari terkahir ni cui sman 88 jakarta study tour
 penginapan pad abangu jam 5 subuh pada mandi , terus salat subuh , dan sarapan pagi

kita bersiap ke tempat pembuatan kerajinan perungu dan kuningan
eh karena terlau kepagian ternyata belum  buka coi

yo wes kita tunggu dlu ampe buka
di sana ada macem - macem kerajinan mulai dari anting , gelang , kalung

lanjut ke tempat kedua kita ke gua bawah tanah
sumaph jauh banget coi turun ke bawahnya dari parkiran , eh ude gtu kita naik lagi sambil melihat air terjun di dalam gua indah banget coi ada 7 klo ga slah
terus kata org setempat klo pengen awet muda cuci muka ja di sana..

sampe di atsa ad kebun binatang kecil
ad ular piton, burung hantu , kakatua dll

pulang deh ke jakarta

kita berhenti sebentar buat beli oleh - oleh bakpia

magrib kita istirahat buat solat maghrib dan isya serta makan malem



sampe jakarta jam 1 pagi
oia kepala sekolah gue tanggung jawab banget beliau datang buat memantau apakah anak - anaknya selamat sampe tujuan satu lagi eh tmn gue hp nya ilang coi ...

gua baru tidur jam 2pg
sumpah pala gue puyeng banget wajar aja kan ampir 3 hari tidur gue dikit banget

jam 2 pg ude di bagunin katanya harus pad akumpul di bawha untuk meliaht sun rise , matahari terbit
padahal masih pada ngantuk banget ..

terus pada cuci muka, dan makan kue bolu , ditemani teh hangat
akhirnya setelah meliaht sun rise kita pergi telaga biru dan di san juga ada gua dan patungyg penting pemandangannya indah banget

terus pulang ke penginapan
yang bikin gue kesel para ibu guru malah pad abeli oleh - oleh kan makin lama pulangnya sedangkan bus yg laen ude pada sampe penginapan, dan juga jumlah kursi di dalam bus yg ukuran 3/4 sangat kurang
gua ja sampe sempit - sempitan

eh sampe penginapan airnya abis coi , sedangkan gua dan 20 tmn gue belum mandi coi
kita pergi ke resepsionis katnay uda di nyalain tp lama bnaget

yaude gue inisiatif ja gue ke kamr tmn yg lain , eh sam ude dipake sama yg lain

pas ke luar aula gue liat ad 5 -7 kamar mandi dilaur yg berjejeran , kebetualn airnya juga menyala yaude gue mandi di sana ja ..

trs makn siang dan salat dzuhur
dan meluncur ke candi borobudur

sampe candi borobudur hujan deras coi
ya gue sewa payung ja

tapi akhirnya berhenti juga ci

trs meluncur ke malioboro buat beli oleh - oleh gue beli ssweter warna putih dan juga beli baju kaos buat bokap dan kaka gue


untuk nyokap gue beli daster 2 buah
yg ini gu di bnatuin tcara menawar sama best friend gue " alfian hadi "
kebetualn dia juga beli buat nyokapnya

sampe deh di penginapan ...
makan , salat isya dan istirahat

hari minggu pagi gue ude bnagun tepatnya jam 4 subuh
mandi , saalt subuh dan sarapan trus bernagkat ke sekolah

klai ini gue jamin ga bakal tu oleh - oleh ketinggalan kaya pas ke bandung

sampe sekolahjam 5 sore ude banyak orang coi
trs pada apel pagi dan absen

jam 6 pg kita berangakat
jam 10 kita istirahat 45 menit di tol cikampek

ampe rmh makan jam 12 siang buat makan siang dan salat dzuhur

sampe pegunungan dieng jam 6 sore
banyak kabut coi
trs pada makan , salat maghrib

kumpul di aula penginapan dan dengerin cerita tentang rambut gimbal
katanya klo anak berambut gimbal klo sudah berumur 10 thn harus di gunting, jika tidak maka itu anak kan jadi org gila

dan sebelum di guntingh biasanya si ank minta sesuatu kepada orang tuany
entah maenan , duit, pakaian , dll

bis itu pada mandi deh jam 11 mlem

yg kocak ternyata tu lemari adalah kamar mandi meskipun bentuknya mirip lemari ada kaca , dan gantuyngan baju
hahahaaaaaaaaaaaaa



hari kamis sekolah gue ngadain study tour ke bandung

kita pada bernagkat jam 6 pg supaya pas balik lagi ke jakrta ga terlalu malem

eh ternyata masih ada aja yang terlambat akhirnya di putusin ketemu ja di pasar rebo

untung tu bocah ketemu coba klo ga bus nya lebih dlu masuk tol
bisa ga ikut tu bocah




sampe bandung jam 10 pagi tempat pertama yang kita kunjungi adalh petrnakan sapi
kita boleh minum susu sapi dan di bawa pulang coi ada ras coklat, strawberry, vanilla
rasanay lumayan enak ko

terus temapt kedua museum ITB seingat gue ci kita ngelaiat film - film pendek tentang bagaimana bumi di buat dan bagaimana tata surya di ciptakan
fimnya ciamik banget cui enak

terus baru deh ke sentra oleh  oleh khas bandung
gue beli tempe keju , oncom goreng , sale pisang, tempe kremes dll
ya cemilan semua

pas pulang tu kardus makanan gue taruh di atas supaya bangku nya aga luas

satu hal yang masih gue inget dlu sebelum berangkat nyokap bilang " gum tar klo bawa oleh - oleh jgn naro sembarangan tar kelupaan lagi "


eh beneran kejadian..
pas gue pulang gue langung turun ja ,,
mungkinkarena kecapean gue ga ingat klo tu kardus cemilan gue taruh di bagasi atas


gue sadar pas besok paginya ternyata tu kardus ketinggalan di bagasi atas


hahaha

bln januari 2008 hari jumat SMA gue ngadain ldks ( latihan dasar kepemimpinan siswa ) knp buan januari ?? padahal bentar lagi menghadapi uas yaitau hari senin coi ..

kata guru gue sekolah baru sempat sekarang , karena kmrn - kmrn banyak urusan yang lain

kita semua berangkat dari sekolah jam 8 pagi ampe cilodong jam 9 pg terus kita istirahat sebentar dan di kasih sedikit materi abis salat jumat kita pada makan siang trs di latih deh cara berbaris ampe jam 5 sore , istirahat solat ashar dan mandi ba' da maghrib kita pada makan malem trs ba' da salat isya baru deh kita benar - benar kaya latihan militer

bayangin ja abis hujan deras jam 9 malem kita jurik malem ga boleh paki senter
jadi kita suruh masuk hutan terus ada sambungan tali eh tiap 5 meter putus entar 10 meter ada lagi itu tali gunanya buat petunjuk biar ga tersesat di hutan

1 tim di bagi 10 orang
satu hal yang ampe sekarang masih gue inget yaitu pasa muncul pocong ...
tu pocong ude kita doain rame - rame akhirnya pingsan , eh tiba - tiba bangun lagi
langsung deh pada ngacir

ada lagi karung yang bergerak - gerak sendiri terus tiba - tiba ada  batang pohon jatuh

trs kita syruh masuk gua badan kita harus  nunduk karena ukuran tu gua kecil banget coi
eh pas pintu keluar ada kuntlanak pada lari semua coi , malahan ada temen gue ampe nangis kejer banget hahahah mungkin saking takutnya

trs kita lewatin jalan berlumpur ..
sepatu gue jeblok coi ..

sampe penginapan jam 3 pg
di kamar tidak ada yang bisa tidur

jam 4 subuh pada bangun salat subuh trs pada senam

istirahat sebentar terus kita latiahn lagi coi suruh nyebrangi kali, mana tu kali airnya coklat lagi
ya sekitar 1 jam lebih

akhirnya pada sampe di penginapan jam 9 pg dan cerita briefing dari komandan kostrad
lucu - lucu deh ceritanya
ada yang ngacir pas liat hantu , ada yang teriak mamah , ada yang bacain ayat - ayat suci

terus kita pada mandi dan makan siang pulang deh ke rumah masing - masing

tapi tu pengalaman keren banget coi
gue ga akan pernah ngelupain


  langsung coi d

klo ga salah ini hari pertama masuk sekolah setelah liburan idul fitri

nah si heri janji bakal traktir gue nonton ...

hari senin pulang sekolah jam 6 sore
knp pulang skul jam 6sore ??? krn sekolah kita msh di renovasi coi ..

kita pengen nonton kcb 2 katanya org - org bagus ceritanya
kebetulan gue juga lagi libur les

abis salat magrib kita beli tiket dpt jam 18.45
krn kita pada laper kita ke bawa dlu buat beli ketoprak

trs sebelum kita msk heri dan gue beli es teh manis
trs kita taro di tas gue

eh pas di dlm bioskop ternyata tumpah coi
basah deh isi tas gue buku basah semua coi

kita kelar nonton jam 9 malm
heri sih enak rmhnya deket tinggal jalan , nah gue klo jalan kaki gempor coi
untung ja masih ada tu angkot jam 9
klo ga ad terpaksa deh gue jalan kaki